Penantianmu…

Penantianmu adalah resah
Resah yang jua kurasa
Karena aku cinta… sungguh
Tenanglah…
Bila waktunya tiba
Ia akan datang
Kau menanti yang ada… sayang
Iya ia ada, di mana? Entahlah…
Bila tahun kian tahun menusuk-nusuk tenangmu
Jangan dirasa
Ingatlah janjiNya pasti
Bila tidak di dunia
di akhirat kau kan berjumpa

(gak sengaja ngambil buku warna orange… hhmmm… )

desperation… this is about

sailing on the sky
in a bad rain in a storm
in a nothingness in a desperation
in an unexplainable emotion
sailing on the sky…it’s just adream (can’t be real)

flying on the sea
in a bad rain in a storm
in a nothingness in a desperation
too cold to swim… too many waves to sail
it’s such a dream (won’t be true)

the time walks through reality
gets closer to her sleep
to wake her up from the dream
cry it never come true
make it true make it true
that the sun ends it

(harap hanya padaMu Robb… seharusnya…
dan tak ku kecewa… hhmmmhh… )

Satu Lagi (moga selalu…satu lagi)

ku temukan satu mata air lagi
ku mohon padaNYA agar mata air itu kan penuhi telaga rinduku
dan menjadilah aku bintang
yang menyinar tiada lelah
bersama bintang dan bintang itu
bersama bulan
bersama langit yang kelam
bersama awan yang kadang mendung
bersama awan yang kadang menambah cerah malam
hanya senyum dan bahagia saja
bilapun air mata
biarlah ia banjiri panas yang resah
hingga rindu terjawab sudah

sepanjang jalan itu

Sepanjang jalan itu
Kan jadi kenangan untukku
Untukmu
Sepanjang jalan itu adalah senandung MP3 berjalanku…katamu, yah… dengan kapasitas bergiga-giga(halah!)…senandung kita…
Sepanjang jalan itu adalah histeris aku pada truk-truk yang kau kejar….ffffiuhh… thanks God for life
Sepanjang jalan itu adalah cerita tentang strategi jalan panjang kita.
Sepanjang jalan itu adalah canda
Sepanjang jalan itu adalah “hhhaaah??? Apo???!!”
Sepanjang jalan itu adalah…. ssstttt

Sepanjang jalan itu adalah tak terlupakan saja
Dan yang terpenting
Sepanjang jalan itu adalah asyik
Grateees (hehehe)

Kau tahu?
Favoritku adalah balai kota
Saat adrenalinku dipacu
Dengan jalan menjelangnya yang tak mulus
Wuowuowuowuo
Tapi jam terbangmu…
Breeeemm breeeemmm
terimakasih aku tenang!

Sepanjang jalan itu adalah terik, gerimis, badai…
Sepanjang jalan itu adalah kan jadi kenangan nanti
Kan jadi sejarah abadi… di hati
Sepanjang jalan itu adalah cinta
Sepanjang jalan itu adalah tiada akhirnya
Sepanjang jalan itu adalah…
Uhibbukifillah ukhti….

(thanks to my private ojeker… luv u sist)

Ia Adalah cinta (1)

Cinta adalah resah
Melepas dengan rentetan pesan
Memanggilku yang telah beranjak tuk berlalu
Meyakinkan hatinya semua pesan telah diterima
“denger de’?!, udah salam belum tadi?”
Cinta adalah menanyakan “nggak ada yang ketinggalan? HP udah? Buku ini gak dibawa?kertas-kertas ini? udah semua dek?”

Cinta adalah penantiannya
Menantiku pulang
Cinta adalah sms
“di mana?pulangnya jam brp?jgn mlm2!!”
Cinta adalah berulang-ulang menelphone saat belum juga pulang dihari yang semakin kelam
Cinta adalah menyuruhku menginap saja di mana hujan begitu deras tumpah

Cinta adalah ingat
Membangunkanku yang telah lelap di kala hari belum nian senyap
Hanya untuk mengikutkan aku
Dalam ritual menikmati mangga kesukaannya saat musim buah itu tiba
Selalu….

Cinta adalah ketenangan
Ketenangan yang ia transfer via sentuhan
Bila mata panas ingin ditutup saja
Kepala berat
Badanpun tak tentu rasa
Ia adalah cinta
Berulang-ulang terbangun melihat keadaanku saat tercekam panas dan lemas
Menyentuhku saat merengek perhatian

Ia adalah cinta
Karena cinta itulah aku ada…
Love u Mom…
So much!!