Terible UN….hhhh

UN… momok yang menakutkan? Hmmm… dua anak les-anku yang kelas 6 SD cukup merepotkanku di saat-saat UNnya. Tiap malam datang ke rumah… kahn mau UN…

“ Kak… kami tadi dapat pengawas baik. Dikasih tahu jawabannya, trus pas ibu Ida mau ngasih tahu jawaban ke kami, diizinkan”

Hhhaaaa!! Astaghfirullah.. aku tak tahu mau comment apa. Sejujurnya, aku benar-benar pusing, capek, baru pulang setelah adzan magrib berkumandang. Belum mandi… kenapa juga cerita pembukanya seperti ini.

Ku tutup kupingku, benar-benar tak ingin mendengar ceritanya lebih jauh.

Di Medan, guru yang membocorkan soal UN untuk anak-anaknya di jebloskan ke penjara, hhh… tapi yang lebih menyedihkan lagi adalah sikap anak-anak muridnya yang berdemontrasi demi sang guru. Sungguh sangat aneh mendengar mereka menyanyikan lagu “terima kasih guru”… dengan air mata terima kasih yang tak terbendung.

“ Terima kasihku kuucapkan pada guruku yang tulus, ilmu yang berguna selalu dilimpahkan untuk bekalku nanti…”

Lagu merdu ini jadi kedengaran amat sangat cempreng sekali di momen itu. ilmu macam apa? My GOD… ilmu yang diberikan untuk menjawab soal-soal UN itu? ooohhh…

Sistem pendidikan Indonesia yang membuat guru-guru memberikan begitu saja ilmu. Mengajarkan dengan sisitem “gue ngomong lu denger” memang sangat relevan dengan system evaluasi “UN” ini. idealnya semua yang sudah dikasih bulat-bulat oleh guru dapat diterima bulat-bulat juga oleh murid, dihafalkan dan diaplikasikan untuk MENJAWAB SOAL-SOAL UJIAN. Yah… semua berorientasi ke ujian.

Kelas 3 adalah saat-saat menegangkan, hari-hari melelahkan dengan les sana-sini. Privatelah, bimbellah, hiiiihhh… sampai-sampai suatu saat temanku mengadukan hal yang kembali membuatku miris.

“ Rasonyo sedih nian… pas adek-adek bilang dak bisa lagi KM. karena dah kelas 3”

Bahkan lingkaran yang tidak sampai 2 jam itu tak mampu lagi mereka bentuk, semua terfokus pada hari-hari penentu title keberhasilan mereka di bangku sekolah. Tak ada waktu lagi untuk yang lain… bahkan untukNYA?

Hhhffhhh…. Siapa yang harus disalahkan? Saat guru-guru tidak mampu lagi menyadari hakikat pendidikan sesungguhnya. Ia tak rela meninggalkan perannya menjadi actor utama pembelajaran, siswa hanya menjadi pendengar pasif. Pendidikan termaknai hanya menjadi sekedar pengajaran. then u see? Ia terwujudkan dalam metode-metode drilling, hafalan. Dan evaluasinya adalah ujian pilihan ganda yang tentu saja tidak menguji aspek penalaran siswa.

So? Bimbel-bimbel dengan jargon-jargon yang semakin menguatkan interpretase terible tentang kesuksesan proses pembelajaran yang eeeukhhh… Smart solution, king solution dll dsb deh… semakin mengaduk-aduk otak pelajar-pelajar Indonesia. yang penting lulus… yang penting lulus…

Komisi Internasional UNESCO untuk memasuki abad 21 merekomendasikan 4 pilar belajar: 1) learning to know 2)learning to do 3)learning to live together 4)learing to be…fffhhh… can you see that 4 pilar in this terrible Indonesia’s education? how cud…yang ada dalam pikiran siswa, guru dan kepala sekolah adalah pencapaian kognitif saja yang diukur semata-mata pada nilai UN yang harus mencapai minimal….untuk dapat lulus

Tidak heran kahn? Bermula dari system yang terrible, proses yang tidak involve siswa, dan berakhir dengan kasus-kasus yang mewarnai evaluasinya. Terbutakan mata hati guru, memberikan bocoran, memberikan jawaban saat UN, adalah langkah menyedihkan untuk mencintai siswa, dan langkah yang great untuk menyelamatkan status sekolah yang dulu-dulunya selalu lulus 100%, langkah yang hebat untuk menjaga nama baik sebagai seorang guru sukses yang berhasil mengantarkan semua anak-anaknya lulus sekolah.

“ Kak… kata ibu Ida… kalau Ibu nanti ketahuan terus dipenjara gara-gara ngasih tahu kami jwaban yang benar. ibu rela… sayang banget ya ibu ke murid-muridnya”

Ffiuh… sayang??? Gerah… mandi ah!

Advertisements

One thought on “Terible UN….hhhh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s