Bismillah… Allah Pasti Bantu

Astaghfirullah… ujian menjelang. Tugas tanpa ampun menyerbu… gubrak everyday!! Everyday gubrak…fighting… ffiuh… melelahkan!!

“ Assalamu’alaikum…” telfon rumah? Siapa nih? Hmmm kayaknya familiar deh!

“ Wa’alaikumsalam..”

“ Dek… ini mb’uci. Dek, bisa gak latihan dramanya diintensifkan tiap hari, soalnya anak-anak perpisahannya tanggal 7 Juni. Jam 1-3 Lingga bisanya hari apa aja?”… Mbak uci dari telfon sekolah….hmmm oopz…pardon me?? Haaah… mengapa hidupku mau tidak mau selalu berhubungan dengan deadline. Tapi kalo yang ini… apa mungkin? Ujianku? Tugas-tugasku? Oooh tidak?! Semua-muanya telah deadline goes to…

“ Eukh… sebentar mbak…lingga lihat jadual kuliah dulu…” what?gile lu ling! Nggak sadar diri banget sih!! Tugas psycho? ESP? translation? Ujian-ujian yang menanti? Belum lagi hal-hal lain yang incidental…

“ Selasa, Rabu, kamis, Jum’at, Sabtu,…tiap hari deh mbak! Kecuali senin” Ckckckck… kepedean banget nih orang! Aaah… biarlah kuliah emang semakin longgar koq! Ada beberapa kuliah yang sudah selesai karena system kejar tayang dari sang dosen. Tapi mata kuliah sisanya kan maut semua Ling? Ah biarlah…. Lagian I’m not alone… kan ada yang bantuin.

“ Tolong banget ya dek! Ini insya Allah bagian dari daqwah juga…. Ok? Makasih sebelumnya… Assalamu’alaikum”

“ Kumsalam… Ffiuh!!”

Nah!! Sekarang?? tugas translation? ESP bahkan belum ada ide yang sudi mampir di otak, apalagi psycho… ah tar dulu deh,,,

“ Ukh…(manggilnya sih bukan ukh…hehehe)… ntar batuin ngelatih anak-anak drama yah! Mereka perpisahan tanggal 7 nih! Kita ngelanjutin yang kemarin… jadi mesti kerja keras… latihannya tiap hari. Hari ini jam 1 ya?”

“ Duh Ling… gak mungkin! 1 mingguan lagi? Apa cukup latihannya? Lagian kita juga udah banyak kerjaan… tugas, ujian, gak mungkin sama sekali” Duh, kalo bukan anak SD, mungkin tak kuat aku mengharap bantuan dari seseorang yang sudah banyak pikiran itu,.

“ Tapi mau gimana lagi? Mungkin gak mungkin mereka harus tampil pas perpisahan nanti. Kita kan tinggal ngelanjutin yang kemarin… please…” ujarku memelas. Sang teman tak bergeming. Ffiuh… manja! Sendiri aja kenapa sih ling?

“ Bilang aja gak bisa ling! Kita mau ujian, tugas banyak. Mbaknya pasti ngertilah…”

“ Gak bisa….” Rengekku

“ Gak bisa apa?”

“ Gak bisa ngomongnya..”

“ Kan belum dicoba!”

“ hhh… gak mungkin buat dicoba… gimana ngomongnya… susah!!”Kali ini aku malah tak bisa menahan air mata. Fffiuh… mujahidah apaan!! Cengeng!! Uuufhh… selintas pikiranku membenarkan kata-katanya. Apa itu yang membuatku hopeless…? Apa mungkin? Then I realized semua tugas yang mengejar-ngejarku, lagi-lagi ujian yang menunggu di ufuk mei-juni, apa masih ada space di pikiranku untuk mempersiapkan project English drama ini… anak-anak SD lagi! Ah… script yang kubuat juga belum selesai…boro-boro.Aku kembali memelas… tapi dia bahkan tak tergerak meskipun tampangku sudah super hhhh….

Aaaghh… mungkin memang aku harus sendiri. Ku kumpulkan keeping-keping hati yang terserak. Mengumpulkan harapan, semangat, mimpi.

Tugas? Ujian? BISA!! Walau do’i gak mau bantu… aku masih punya DIA yang Maha Kuat, Yang Maha Dahsyat. Allah pasti bantu. Luruskan niat… kokohkan tekad… BERJUANG!! Bismillah…

You’re never alone… just reach into your heart and Allah is always there…Yupz…

Wipe my tears… Muslimah harus kuat!! Semangat!! Allah is always there for me

Tak lama… Allah tunjukkan kekuasaanya. Ia berikan aku penggantinya… subhanallah.. Alhamdulillah. Semangat itu bangkit!! Thanx my best fren ever!! Sahabat perjuanganku…

Hari itu, demi menatap wajah anak-anak yang cerah dan ceria…. Qifty, Falah, Deasy, Resia, Ummu, dan Widya… belum ditambah beberapa anak-anak lain….

Menapak lapangan berdebu itu… uffh ada sms

“ mbak jadi gak latihannya? Mbak sekarang di mana?” satu nomor baru mampir

“ dah di sekolah” balasku… eits… tuh mereka sudah menungguku. Anak-anak kelas 4 SD itu menyambutku hangat… overload malah… haha dasar anak-anak!

“ Yuuukk….!”

Fiiiuhh… mereka yang ceria, mereka yang energetic, talkative…. Padahal seharian di sekolah tapi tak ada wajah lelah di sana. (memang susah dihandle sendiri… mana kuat… teriak-teriak di tengah teriakan-teriakan mereka… anak-anak ajaib! Untung ada Mb’Ayi yang bersedia jadi asisten sutradara… hehehe…. Fight fight fight)

Allah pasti bantu…. Perasaan bahagia yang ku dapat setelah bermain bersama mereka mampu memompa semangatku untuk belajar dan mengerjakan tugas nantinya… konsentrasi. Aku bisa… aku pasti bisa … nananaku tak akan berputus asa…. Coba terus coba sampai aku bisa… aku pasti bisa…

Di sela semua kegiatan pribadi (kuliah including lah!) semoga selalu ada keinginan tuk berbagi manfaat pada sesama. Dengan itu, semua menjadi lebih ringan, karena Allah pasti bantu. Walau hidup sudah berat dengan beragam aktivitas… tapi kalau bisa jadi lebih ringan dengan senyum mereka… kenapa tidak? Karena Allah pasti Bantu!! Berjuang!! Bersemangat!! Allah pasti Bantu…apapun itu! BISA!! Figh fight fight…

Advertisements

6 thoughts on “Bismillah… Allah Pasti Bantu

  1. yayansuyanto says:

    menatapmatahari said: Karena Allah pasti Bantu!! Berjuang!! Bersemangat!! Allah pasti Bantu…apapun itu! BISA!! Figh fight fight…

    Insya Allah dengan iringan do’a dan ikhtiar..

  2. e1ponty says:

    “You’re never alone… just reach into your heart and Allah is always there…” … wow… sebuah kebulatan tekad yg luar biasa neh ukhti… semoga Allah SWT selalu membantu ukhti….. amin…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s