3 diva dari hongkong… special ramadhan ‘n lebaran aja!

Tadi malem ada acara musik… special Ramadhan… hmmm… nggak sengaja nonton waktu lagi bosen merangkai kata…(apaan coba?). Nggak sengaja pertama, yang lagi nyanyi si Afghan… gak tahu dia nyanyi apa… coz waktu itu benar-benar hanya nonton selintas ‘n gak tertarik. Karena lagi ada yang lebih menarik tuk ditonton… itu loh sinetron di SCTV… apa ya? Rinduku CintaMU klo gak salah judulnya… bagus tuh sinetron… ada Novia Kolopakingnya… (halah… jadi ngomongin sinetron)
Bosan kedua kalinya, kembali aku mencari-cari hal yang menarik untuk dilakukan menyelingi penulusuran artikel-artikel blablabla—(apa coba?), hmmmm lagi-lagi kotak ajaib… eh yang lagi nanyi 3 diva… (haha???)… 3 diva dari Hongkong… itu tuh 2 pemain sinetron ‘n 1 nya putri Idonesia… mau tahu mereka nyanyi apa?? Nyanyi lagunya Opick… “taqwa” Waduh lucu banget deh… bener2 kosong… dari ekspresi wajah sampai faktor X… secara lagu nya gini…

Laaillahailalloh 8x

Ku bersujud pada-Mu dan pasrahkan diri dike-mahaanMu
Ku berlindung selalu pada dosa-dosa
Dan setiap salahku
Kau jagalah lindungilah cintailah aku
Laaillahailalloh 8x

Setiap detik yang berlalu
Menghitung diriku
Bertanya padaku
Akankah sia-sia bila akhir waktu
Datang memanggilku
Kau jagalah lindungilah selamatkan aku

Alloh Alloh Alloh

Kau jagalah lindungilah selamatkan aku
Alloh (Laaillahailalloh)

Jagalah diriku jagalah diriku
Lindungi lindungi lindungilah aku ini
Jagalah cintai lindungi selamatkan

Ya Alloh 2x

(Laaillahailalloh)
Jagalah ya Alloh
Laaillahailalloh

Lagu yang tentu saja kalo penghayatan dari sang artist okay bisa membuat yang mendengarnya at least matanya berkaca-kaca. Tapi ini? hhhhmhh…kaga’ ada ruhnya banget… beda banget ma Opick… fffhhh…. Kenapa??? Kayak-kayaknya lirik yang keluar dari mulut mereka tidak dikunyah terlebih dahulu… hmmh…gak ngerti deh… pokoknya kosong buangeet….
Misal nih di lirik ini

Setiap detik yangberlalu
Akankah sia-sia bila akhir waktu datangmemanggilku
Kau jagalah lindungilah selamatkan aku….
Allah…

Nah… tuh diva-diva dari Hongkong malah kelilingin penonoton sambil salim-salim (itu lembutnya mmm menyerahan tangannya tuk dipegang-pegang)…. Penonton yang tentu aja ada perempuan ada laki-laki. Sambil salam-salam sambil senyum-senyum. Hiii gayanya juga gak banget deh…

contrarynya nih…subhanallah

Aku jadi teringat 2, 3, 4 atau 5 lebaran yang lalu (ya?). Di Metro TV ada tayangan musik lebaran. Dan yang nyanyi bukan Malique n d’Essential (loh??) apalagi 3 diva dari Hongkong itu… bukan Ungu bukan Vagetoz (band yang asyik juga di bulan Ramadhan!) atawa Afghan. pokoknya bukan penanyi atau artis yang berevolusi sementara di bulan Ramadhan dan lebaran…. Yang naynyi adalah tim nasyid yang selalu istiqomah dengan aliran musiknya (dari content nih!)… dialah Raihan… dialah Nasrey Johany, Abu Bakar Md Yatim, Che’ Amran Idris, …., …… ya Raihan, tim nasyid favoritku yang never die terus berjuang di jalan dakwah through music…
Hmmm… tak seperti program-program lebaran lain yang menayangkan artis-artis biasa yang menyanyikan lagu islami seadanya, acara itu terlihat begitu spektakuler bagiku… Raihan euy!! Keren…
Dan yang paling ku ingat adalah…. lirik dan nada yang sesakkan dada…
Tuhanku ampunkanlah segala dosaku….
Tuhanku maafkanlah kejahilan hambaMU…

Hikz hikz… Nasrey Johany menyanyikan “damba cintaMU” dengan subhanallah… ruhnya pun ku yakin ikut bernanyi… mengingatkan pendengarnya tentang DIA, indah… dan benar saja kebanyakan penonton di studio menitikkan air mata….
Kemudian?? Setelah lagu mengharu biru itu, Raihan menyanyikan …
senyumlah seperti Rasulullah… senyumnya bersinar degan cahaya.. senyumlah kita hanya keran Allah… itulah senyuman bersedekah… senyumlah… senyumlah… senyumlah….”. Nah!! Sembari menghapus beberapa tetes air mata di pipi, seorang ibu mengembangkan senyum tulusnya… seperti terhipnotis oleh Raihan …yang melalui musiknya menyampaikan pesan betapa pentingnya senyum yang visinya mardhotillah. Semua tersenyum… senyum tulus seperti senyum Rasulullah

Yah… dan setiap tahunnya, di moment yang seharusnya memberikan kans besar bagi Raihan serta Group musik dakwah (nasyid) yang selalu konsisten di jalan penuh liku itu malah terisikan penyanyi-penyanyi lain yang mungkin juga ingin ikut meraih keberkahan di bulan Ramadhan inikali yak… menjelma menjadi tim nasyid… menyeru pada jalan Allah… walau tak lama Ramadhan berlalu… kembali… “bikin aku jadinya gubrak

http://luvugod.blog.friendster.com

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s