mereka… yang mengupayakan cinta…

Pada suatu kesempatan silaturahim…Ehm… agak kebangetan sih… secara temanku itu sudah melahirkan 2,5 bulan yang lalu. Tapi karena kesibukan dan kesibukan, akhirnya selalu urung bersilaturahim ke rumahnya, melihat si baby dan ibunya sendiri. 
Iya, temanku itu menikah di usia yang terbilang muda. Dia nikah waktu umurku 20 tahun… hehe… dia juga segitu tuh! Dan suaminya juga gak jauh beda. Mmm…. Walau mungkin secara mental dan pola pikir, dia sepertinya memang punya nilai plus-plus dibanding diriku (mpe sekarang kali yak???).
Dan di kesempatan silaturahim itu, kesempatan yang jarang ku dapat. Yang akhirnya terlaksana… aku melihat suatu pemandangan yang membuatku berpikir berkali-kali tentang pernikahan. 
Pernikahan itu ibarat gunung, indah dari kejauhan, tapi menginjakkan kaki di sana adalah perjuangan, keras, terjal, mungkin akan melelahkan dan bahkan membosankan (astaghfirullah… bosan???). Apalagi di usia yang belum terbilang matang. Mental yang belum siap… aku dapat dari mana yah… bayangan-bayangan indah tentang pernikahan?? Waktu itu rasanya shock berat melihat pemandangan pernikahan dini taemanku itu… secara aku tidak pernah membayangkan hal tersebut. Yang terbayang mungkin hanya yang indah2 saja, hasil provokasi buku-buku pernikahan yang subhanallah kata-katanya, hasil dari kerja jiwa penulisnya kali yak?
Hmm… kenapa?? Kenapa shock??? 
Rumah itu adalah rumah yang sangat sederhana. Ia adalah bagian dari rumah lain yang mungkin adalah milik orang yang menyewakan rumah itu pada mereka. Ruang tamu yang kosong dan di sebelah ruang tamu itu yang – dihijab dengan tirai – mataku langsung tertuju pada kamar mandi atau apalah namanya… selebihnya aku tidak bisa mengeksplor lebih. Ruang tamu yang sederhana dan kamar mandi itu, hanya itu yang ada di lantai bawah. kamarnya mungkin ada di atas… mungkin ada ruangan lagi di atas
Dari ruang tamu itu tercium bau menusuk dari kali di depan rumahnya… (susah nih buat karangan deskripsi)
Tapi yang terpancar dari wajahnya memang hanya kebahagiaan… dan usianya kini 21 tahun. Anaknya telah berusia 2,5 bulan. Waaauw… !!! kesabaran, kesyukuran terpancar di sana. Suaminya?? Belum punya penghasilan yang tetap… walau insyaallah tetap berpenghasilan. Dan mereka berjuang menjalani hidup bersama, tanpa orang tua… karena sekarang merekalah yang menjadi orang tua… dari sang bayi yang seiring usianya yang bertambah, bertambah pula kebtuhannya.
Kenapa jadi aku yang pesimis? kenapa jadi aku yang takut? Bukankah rezeki Allah dari arah manapun… mereka pasti bisa, bahkan senyum itu adalah jawaban dari kekhawatiranku. Mereka telah siap. Mereka bukan aku… mereka adalah orang terpilih, orang-orang yang telah memutuskan untuk menyempurnakan diennya. Orang-orang yang telah memutuskan tuk mendaki gunung yang indah dari kejauhan itu. untuk mencapai puncak yang insyaalah lebih indah… walau harus mendaki… dengan sekeras perjuangan. Semoga selalu dimudahkan… semoga selalu tabah dan istiqomah… mencetak generasi penerus perjuangan. Mungkin puisi Salim A Fillah ini adalah kalian… yang mengupayakan cinta.

Bagi mereka yang mengupayakan cinta
Hanya ada iklim hangat dan iklim sejuk
Meski ada goda aurora dan pelangi khatulistiwa
Bagi mereka yang mengupayakan cinta
Setiap musim membagi cinderamata
Kristal salju, kuntum bunga, pasir pantai, serasah hangat
Juga payung dan layang-layang
Bagi mereka yang mengupayakan cinta di tiap cuaca
Cerah berbagi harapan, awan bersulam rahmat,
Hujan menyanyi rizqi, badai mengeratkan peluk
Dan tiba-tiba, surga mengetuk pintu rumah

Advertisements

11 thoughts on “mereka… yang mengupayakan cinta…

  1. ajaycuek says:

    subhanallah, kenapa harus ragu, semua sudah di atur, tinggal ikhtiarnya kalle yg mantap, berjln diatas bingkai yg sudah berpola itu lebih nyaman n hati slalu terjaga. ceile mantap kali hehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s