hujan lagi…nyampah lagi…

“Nulis buku bareng yuuk…!”

Gejeger!! Seperti disambar petir…girangnya saya dapet pernyataan seperti itu dari seorang temen chatting. Hwehe… Sebelumnya juga udah gejeger…disamber petir waktu beliau bilang tentang bukunya yg udah naik cetak…buku yg keren dengan bahasa yg keren juga (berat maksudnya..hoho..d’only review in this blog…check it out)

Dengan kata-kata mengekspresikan how mupeng i am… Saya pun bilang… “Mau-mau, tapi lingga mah ga bisa nulis-nulis yang berat gini” sok polos…
“emangnya lingga suka nulis apa?”
“diary…” tau2 diary biruku terbayang di pelupuk angan… Haha… Beliau mungkin dah gubrak-gubrakan di seberang layar sana.

Yaa…terkadang saya juga bingung…mempertanyakan entah kapan bisa jadi orang serius…berpikir sistematis ‘n gak berantakan… I’m a perceiving girl yang lebih senang memahami dunia… Saya lebih suka membaca memoar-memoar, catatan perjalanan, chicken soup, catatan2 asma nadia, HTR…, ketimbang buku2 berisi konsep-konsep, tulisan-tulisan pd tataran teori. Yahh… saya adalah mahasiswa yg paling bahagia klo ujian “open book”, walau tak ada jawaban di buku itu.

“ga papa dek, asal isinya gak curhatan melulu”… Gubrak!!…lebih kurang itu yang ia sampaikan kemudian.

Diary saya mah isinya curhatan semua mas… Nyindir?? Iya!! Liat aja blog ini… Sampah!!

*tetep semangat koq…seiring tekad…minimalisir sampah di rumah ini*

Advertisements

26 thoughts on “hujan lagi…nyampah lagi…

  1. binarlangitbiru says:

    waahh itu maahh aq bangggettt…., sukanya baca yg ringaaan entah kenapa koq lebih masuk ke hati dan pikiran daripada yg “berat” ditambah tebal yg seringnya malah jadi bantal buat tidur hihihhi

  2. bhanyoeku says:

    kata gola gong dan penulis-penulis lain selalu bilang…jangan anggap yang kita anggap sampah sebagai sampah yang sebenarnya…karena suatu saat itu akan sangat berguna…dan para penulis menganggap semua apa yang telah kita tuliskan sebagai mutiara-mutiara yang terpendam..dan bukankah semua tulisan yang telah dibukukan harus mengalami proses peng-editan terlebih dahulu…untuk itu janganlah pernah menganggap tulisan kita, apapun namanya curhatan di diari, artikel, opini sederhana…janganlah dianggap sebagai sampah…karena ternyata sampah sekarang juga bisa didaur ulang dan menjadi produk yang mahal harganya…(nyambung gag ya)yah.pokoknya mari kita belajar bersama-sama untuk selalu menulis agar bisa menjadi penulis sebenarnya di kemudian hari…bismillah

  3. ainalzone says:

    eits, kalo kita merasa tulisan yg kita buat sampah, kok masih terus dibuat? (bukan berarti saya menjudge kesampahannya)belum tentu sampah kok. diniatin aja yg baik-baik..

  4. akuzahra says:

    menatapmatahari said: saya adalah mahasiswa yg paling bahagia klo ujian “open book”, walau tak ada jawaban di buku itu.

    lingga2x…saya ketawamodeon*) bacanya…ngingetin saya waktu kuliah dulu…

  5. rahmamujahidah says:

    ling, ada yg comment, nanyain mbak, mbak ini kakaknya lingga ya? yg mau nikah ya?yaahh…iya kan mbak ini kakakmu, kakak ukhuwah…trus, mau nikah…emang ada yg ga mau?he….keep spirit my sister…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s