true story…

Sore itu suasana hati tukang ojek dan penumpang setianya memang sama-sama lagi nggak enak, kayaknya si tukang ojek rada sebel ma penumpangnya itu… nggak tahu kenapa… and kayaknya pun kalo tahu gak selayaknya ditulis di sini (iiih gakpenting kaliiii)

Then, biasanya tukang ojek ama penumpang itu suka ngobrol-ngobrol sepanjang perjalanan, ngomongin apa aja (kebanyakn sih si penumpang yang cerita, secara dasarnya dia cerewet) tapi waktu itu diam aja, paling sesekali si penumpang teriak ketakutan gara-gara si tukang ojek yang terbawa emosi ngebut-ngebut melawan laju truk-truk. Tidak ada obrolan, tidak ada tawa ceria.

Terus…

“ tiit tiiiittt… tiiiitt tiiit… tiit tiiit” seekor motor eh sebuah motor emm seorang pengendara motor membunyikan klaksonnya, berisik, kalau ditranslit ke bahasa Indonesia artinya “minggir woiiiy”

“ngapain sih tuh motor?” kata si penumpang, motor itu masih di belakang

“iya iiih, mau lewat ya lewat aja” kata si tukang ojek. Ya iyalah… lewat aja, secara si tukang ojek bawa motor kan gak ke kanan-kanan amat, masih ada space banyak buat nyalip.

Then agak lama barulah si motor yang notabene juga dikendarai wanita itu bisa mendahului motor mereka.

“ gak sopan banget!” untuk diketahui, bunyi klakson yang berkali-kali itu benar-benar terdengar gak sopan and eeeukh nyebelinlah pokoknya…

Terus… baru beberapa meter di depan motor mereka, topi anak bayi yang digendong oleh penumpang dari motor yang mendahului mereka tadi terlepas dari kepala anak tersebut… eh eh… dasar suasana hati emang lagi gak enak, sebel, tambah pula’ denger suara klakson yang bener-bener gak sopan, plus lagi kondisi jalanan yang gak memungkinkan si tukang ojek dan penumpang setianya berhenti, mereka hanya melihat saja dan mengejar motor tadi

“ Bu, topi anaknya lepas!!” teriak penumpang setia…

“ Topi anaknya lepas!” ulangnya lagi…

“blablabalabla….” Kata tukang ojek

“blablablabalabla…” kata penumpang setia.

Hemmm sensor ah… intinya….

Tuh… maaf ya… bukannya mau balas dendam, tapi emang lagi gak asik banget tadi, dah sebel-sebel malah diklakson-klakson, maaf aja gak bisa bantu. Duluan yaa bu… Lain kali jaga kesopanan di jalan, Okay!!!

Advertisements

10 thoughts on “true story…

  1. moestoain says:

    menatapmatahari said: @moestoainkeliatannya??bukan ojek beneran koq…ojek pribadi…

    owh gt ya.. hihihi.. sabar mbak..SABUDI (sastra budaya indonesia)mari kita jaga bersama!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s