Alhamdulillah…*just realized indahnya mengerjakan sesuatu dengan tekun* manjadda wajadda…^^ bdw,quicknote rame yah…

Alhamdulillah…*just realized indahnya mengerjakan sesuatu dengan tekun* manjadda wajadda…^^ bdw,quicknote rame yah…

Advertisements

what’s in a name

iseeeeng….This quiz is about the meaning of each words which arrange your name. So here they are:

A= You can be very quiet when you have something on your mind.
B= You are always cautious when it comes to meeting new people.
C= You definitely have a partier side in you, don’t be shy to show it.
D= You have trouble trusting people.
E =You are a very exciting person.
F= Everyone loves you.
G= You have excellent ways of viewing people.
H=You are not judgmental.
I =You are always smiling and making others smile.
J =Jealously
K =You like to try new things.
L= Love is something you deeply believe in.
M= Success comes easily to you.
N= You like to work, but you always want a break.
O= You are very open-minded
P =You are very friendly and understanding.
Q = You are a hypocrite.
R=You are a social butterfly.
S= You are very broad-minded.
T= You have an attitude, a big one.
U= You feel like you have to equal up to people’s standards.
V= You have a very good physique and looks.
W= You like your privacy.
X= You never let people tell you what to do.
Y= You cause a lot of trouble.
Z= You’re always fighting with someone.

L I N G G A

L …. love is sumthin u deeply believe in (eheuk… ya eyalah)
I…… You are always smiling and making others smile. (^__^)
N…. You like to work, but you always want a break. (love to work, but love break the most)
G…. You have excellent ways of viewing people. (doble boooo)
A….. You can be very quiet when you have something on your mind (hakakakak… bukannya tambah rame berkicau ciciciciciau ciciciciciau… ngomong ndirian)

waaah…. cucuku sudah pintar berdiri….

Pernahkah kapok melakukan suatu hal karena sebuah kegagalan? Pernahkah memutuskan berhenti mencoba karena sebuah kegagalan? Saya pernah, tapi kali ini tidak ingin menceritakan kegagalan itu.

Masih inget iklan jaman dulu nggak?

“ waah… cucuku sudah pintar berdiri” kata seorang nenek saat cucunya yang baru saja memecahkan vas bunga, mungkin saja adalah vas bunga kesayangannya. Suara dari vas bunga yang jatuh membawanya melihat momen emas sang cucu dalam belajar berjalan. Yaaah, dia sudah pandai berdiri… dengan memecahkan vas bunga.

Si nenek tidak marah, dan air muka si anak juga tetep ceria, tak ada ketakutan atau cemas kena marah si nenek. Semuanya adalah tentang si anak yang sudah pandai berdiri, bukan tentang vas bunga yang jatuh.

Bagaimana dengan kita? Ada seorang contact yang bilang kalo blog saya ini membuat dia lebih mencintai bahasa Indonesia. Saya udah punya firasat hal itu bukan karena blog saya yang memakai bahasa Indonesia yang baik dan benar. Dan bener aja, setelah saya tanya penyebabnya ternyata…

“saya udah ditegur dua kali karena pemakaian bahasa inggris yang salah. Jadi, saya pake bahasa Indonesia aja, daripada salah pake bahasa inggris” yah intinya kek gitulah, susah juga ngejelasinnya. Gubrak!! Pengen bales lagi, tapi malah bingung mau bales apa…

Kadang teguran menjadi cara termudah untuk memperbaiki kesalahan orang lain. Idealnya dengan teguran, orang yang melakukan kesalahan itu tidak melakukan kesalahan yang sama di lain waktu. Jadi dia bisa belajar dari kegagalannya.

Alih-alih memperbaiki kesalahan, teguran kadang malah membuat orang enggan tuk melakukan kesalahan lagi, dengan berhenti. Berhenti mencoba, berhenti belajar. Teguran macam comment saya ke contact saya itu mungkin salah satunya (huhu maafkan aku). Teguran yang membuat dia jadi gak pede menggunakan bahasa inggris dalam postingan-postingannya.
“seharusnya gak gitu, seharusnya gini, itu bahasa inggrisnya gak gitu tapi gini” dengan nada sotoy mungkin.

Kenapa kita tidak berusaha mencoba menjadi seperti anak kecil saja? yang tak pernah mendengar teguran keras dari orang lain, belajar merangkak, berjalan, berlari, terus belajar tanpa takut jatuh dan jatuh lagi. Hemm… menjadi anak-anak yang tidak peduli saat bunda kelabakan mencari bantal, sprei dan selimut yang telah disulap menjadi istana di kolong meja, tidak peduli tidak kecewa kala diomelin, karena mereka merencanakan tuk membuat istana yang lebih megah lagi esok hari.

Aha!!

hanya saja belum saatnya…

dan biarlah ia ada di relung hati terdalam
P R E O K U P A S I
suatu hari akan ada saatnya
entah bagaimana awalnya
but life must go on…
I have to start this story by a word
bagai memulai untuk menulis
aku akan menggunakan metode menulis cepat…
There will be a time when i have to arrange the real story
there will be…but not now

“there’s something delicious about writing the first word of a story, u can never quite tell where they take you,…”(Beatrix Potter)

*menendang si naîve lingga out of myself…menjadi wanita dewasa yang logis,idealis,berdedikasi tinggi pada profesi…let me be…*kayak tokoh utama di novel2 gtu deh*

solat jama’ah berduaan ????

Bismillah…

Ini ceritanya terjadi di sebuah masjid sekolah. Ada agenda mingguan yang akhirnya diputuskan untuk dilaksanakan di sana karena pertimbangan tempat yang di tengah-tengah dan mudah dijangkau semua personel arisan. Secara lagi libur, so gak banyak yang berkeliaran.

Pukul 16.00

Brem brem brem… ciiiiiiit… (rem motor berdecit… halah!! Lebay… gak ada bunyinya juga!!)

Seorang muslimah membuka helmnya (huweeeek), dengan elegan dan keren gaya episode pertama sinetron berjudul “Lingga” (plak plok plak plok… auuuuw ada yang nepokin pipi lingga nih berusaha menyadarkannya dari mimpi)…hakuw menatap sekitar… tak terlalu sepi, terlihat 2 orang ummahat bersama bayi di gendongan… hemmm pasti nungggu jemputan abi tercinta… mencari2 sosok2 yang ku jumpai at least tiap seminggu sekali. Nahhh!! Tuh dia…

Tas gembong perampok yang beratnya sehompimpa alaihum gambreng ku titipkan ke seorang muslimah cantik berjilbab panjang berwarna coklat muda… lagi tilawah sih, jadi gak mau ganggu ma salam berjabat tangan senyuman sambil dekapan tausyiah tanya kondisi iman (jiyaah nasyidan dia)… hosh hosh… belum ashar, secara dari kampus tadi jam setengah 4, nanggung males solat di dekanat gak nyaman jadi langsung ngacir aja.

Blablablabla…. Siap2 solat, pake mukena… treng treng… hijab yang Cuma sepinggang membuat orang dari seberang dapat melihatku dengan mudah, begitu pun sebaliknya aku..dapat melihat dia (huhuhu)

Bersegeralah ku memakai mukena sampai akhirnya seseorang dari seberang berkata tanpa memandang…

“bareng ya…” haaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaahhhh???? Koq ngajak bareng sih???

“e,…..” (mang boleh???) yangdidalam kurung kulanjutkan dalam hati, gak tega, secara nada orang itu lebih ke mengajak daripada bertanya. Lagian do’i dah siap2 qamat aja. Dengan gemuruh di dada menyangsikan kesahan solat jama’ahkyu…. Aah… ku pikirlah mungkin dia adalah ustadzh di SMP IT ini, mestilah fahim… sutralah… solatlah berjam’ah diriku dirinya berdua ajah dengan si “dia”… (walau rasanya kurang khusyuk aja, ngerasa oon and stupid and dodol and tolol, gak nyaman, gak khusyuk yang pasti).

Daripada gak tenang…. Mending ulang lagi deh…. Ulang lagi deh… bodo’

Selesai solat berdo’a and selesai do’a lamgsung nyamperin si embak di luar yang dari tadi belum dapet haknya untuk berjabat tangan dan menggugur dosa. Huuuufh

Selesai solat aku pun ingin sekali mendiskusikan itu, tapi agendanya penuh banget. Walau si “mbak” gak dateng karena ada dinas luar, kami mesti mendiskusikan banyak hal. Yaaah sutralah….. bingung….??????

Then… hasil tanya sana-sini… katanya siiiih gak apa… tapi kan bisa jadi fitnah…. Jadi gak boleh… and pada gak punya dasar yang jelas…. Bingung dakuuuuww