Mencuri Mangga

“Kamu tahu? Mangga hasil curian lebih manis loh dari mangga biasa” Aldo berbisik ke Radith.
“Masa sih?” Radith tidak percaya, walau sedikit tertarik dengan tantangan Aldo.
“Ayolah.. kamu satu, aku satu, gampang kan?, tinggal manjat tuh pager”
Radith ragu, tapi manga-mangga itu benar-benar menggugah seleranya. Siang yang terik, pasti segar sekali kalau makan buah, pikirnya.
Mereka pun memanjat pagar setinggi orang dewasa itu. Dan dari pagar itu mereka mengambil buah mangga. Radith girang sekali memetik mangga demi mangga. Ia enggan turun hingga  kewalahan membawa mangga-mangga yang ia petik… mangga-mangga itu jatuh. Dan gedubrak… Radith pun ikut jatuh bersama mangga-mangganya.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s