bukan tentang tahun baru :P

Ini adalah postingan menatapmatahari yang ke-383. Postingan pertama di tahun 2010. Postingan yg menarik, ga percaya? Lanjutkan!!

Emm…terima kasih untuk semua teman2 yang telah menemani blog ini dgn komen2 canggihnya… Tanpa kalian lingga ga akan betah di sini … :P… I love u i love u i love u….

buat intiper2 yg hobi ngintip gak pernah atau jarang ngoment…lanjutkan!! :-/

Dan buat yang baru nginvite2, maen dundz jangan nginvite doang. Lingga kan jadi rada segen mulainya… 😛

eh eh…ini kayak ucapan yg baru dpt award gitu yah… He he

emmm…thatz all i can write for starting 2010. Semoga 2010 ini, lingga bisa nulis hal2 yang lbh bermanfaat and lbh berbobot…aha??

-Ah… Pergantian detik seakan menjadi tak berarti. Padahal waktu tak berlalu hanya di tahun baru-

#09memories

Bismillah…
It’s been so long to not write here… Write apa aja, seperti biasa… 🙂

pengen ngelanjutin 100 things i wanna do before i die, tapi ntar2 deh…ga mood mimpi2…baru 26 dari 100, and saya post 1 tahun yang lalu deh kayaknya. Someday in 2010 maybe.

Emm, tema kali ini (halah!) mengikuti trend momen pergantian tahun masehi. Yup, bentar lagi 2010. Rasanya baru kemaren rumah rame dengan 3 ponakan yang heboh niup2 terompet. Tadi mereka udah heboh lagi, terompet baru lagi. Hwaaah ga kerasa.

Di twitter ada list #09memories. Beberapa hari terakhir saya berpikir keras mengingat momen2 tak terlupa di 2009, sampai sempat saya berkesimpulan, tuh list gak menarik. seperti gak ada kenangan yang bisa diingat dari 2009, kenangan manis, kenamgan menyenangkan, kenangan tak terlupa. Felt difficult to remember.

Hwaaaaa…

Ya Illahi Robbi ku bersyukur atas sgala karunia yang Kau beri
yang tak terhitung luas nikmatnya
ya Illahi Robbi maafkan millah hamba
tak sadar untuk bersyukur
tetapkan hati hanya padaMU
tak mungkin bila ku mengingkariMU

abis dengerin nasyid snada tadi, rasanya capek banget kalo saya harus ngetik segala kenangan 2009 yang luar biasa… (ya ealah ngetiknya pke hape…hihi). Semoga Allah mengampuni kekufuran saya akan nikmatnya.

Harusnya #09memories membuat saya kesulitan merangkai kata yang dibatasi 140 karakter saja. Tak terhitung, tak tertulis, tak terketik, tak terpost.

2009 akan segera beranjak pergi. Dan sekarang pengen ngeramein list #in2010… Tapi malu rasanya. Seperti 2008, dimana saya menuliskan, mendaftar, memvisualisasikan mimpi2 saya di 2009, dan most of them came true, eh eh saya malah sempat begok banget tuk mengingat kembali nikmat2 yang Allah berikan itu. NikmatNYA menjadikan mimpi2 saya nyata sempat saya ingkari. Astaghfirullah…

Ah, bahkan setiap hembus nafasku di 2009 adalah #09memories yang harusnya ku ingat, ku syukuri, ku rasakan sebagai cinta dariNYA.

by. Lingga bodoh yang gak tau diri!

Hingga Ujung Waktu

Akhirnya aku menemukanmu
saat ku bergelut dengan waktu
beruntung aku menemukanmu
jangan pernah berhenti memilikiku
hingga ujung waktu…

Hihi itu penggalan lirik hingga ujung waktunya S07 dijamin ngga akan ada hubungannya ma postingan ini.

Ahem2x… Ini hanya sedikit cerita setelah lama tak bercerita. Halah…baru juga berapa hari gak post apa-apa.

Ceritanya ini tentang “hingga ujung waktu”. Lingga termasuk orang yang mencintai ujung waktu. Kayaknya klo nggak ujung waktu, nggak akan cinta. Ada sensasi mengejar ujung waktu itu, ada pula kelalaian dan keteledoran. Hffh… Ini ngomongin apa sih ling?

Klo pas masih kuliah, biasanya nggak bisa ngerjain tugas klo belum di ujung waktu. Deadliner sejati. Kadang-kadang pengen bergerak jauh hari sebelum deadline, tapi rasanya susah banget untuk konsentrasi…bangeeet.

Dan sejak perkuliahan usai, keadaannya berubah. Saatnya untuk mencari eksistensi diri di dunia kerja. Beberapa tawaran alhamdulillah datang. Salah satunya dari UPT bahasa di kampus. Salah satu stafnya nelpon ke hape, do’i ngasih tau deadlime, yaitu tgl 15. Pas hari yudisium… Baru dapet transkrip. Ada niat sih, cuma ragu2. Huffh… Sampai jam yang ditentukan dan tanggal yg ditentukan, lamaran yang harus ditulis dalam bahasa inggris belum saya tulis. Jam 2 saya bimbang, mau bikin lamaran, lagi blank on…belum CVnya, belum copy dokumen yang diminta. Padahal jam 1 adalah waktu akhir penerimaan lamaran, sekaligus langsung interview. Oh no!! Saya iseng aja datang dengan harapan yang setengah-setengah. Dengan sedikit cerita bla3x saya pun diperbolehkan tetap melamar. Soalnya mungkin karena itu close recruitment. Ffiuhhh… Masih ada kesempatan. Kan lumayan klo diterima, bisa meningkatkan kredibilitas, hehe.

Dan yang ke2 ke3 gak jauh beda, selalu masukin lamaran di ujung waktu. Barusan ini juga masukin lamaran di hari yang sudah menjelang gelap pada deadline yang ditentukan. Sampai ibu saya nanya, “emang kantornya masih buka jam segini?”… Hihi, keknya sih. Klo buka ya alhamdulillah, klo udah tutup ya nggak apa2. Visinya kan untuk nyari pengalaman and kredibilitas :P. Alhamdulillah masih buka, dan disambut dengan antusias…halah!…

Aiyaya, Lingga tahu itu buruk, dan dengan postingan ini. Saya, Lingga, bertekad untuk berubah dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. Bengkulu, 19 des 2009.