Kelas Cinta

Sudah lama tidak menulis tentang

Adalah remaja-remaja belasan tahun itu, berusaha mengeja kata cinta. Selalu ingin membicarakannya, menjadikan ia topik utama dalam setiap kesempatan diskusi. Mempertanyakan perasaan aneh yang ia rasa saat melihat teman lawan jenisnya. Bertanya bagaimna memusnahkan rasa itu, rasa yang MERUSAK KONSENTRASI BELAJAR!!! BELUM BOLEH!!! atau TIDAK BOLEH!! (peraturan sekolah mode on)

Kasihan mereka, tidak boleh pacaran.

Lingga menggambar bentuk hati besar sekali di whiteboard. Memulai diskusi di kelas yang berisi remaja-remaja putri manis dan lucu-lucu. Semua antusias dan heboh…

“aaaaaaa…. besar banget lope-nya” hahahaha

Aah… Anak-anak, ibu gurumu ini juga masih tertatih memaknai kata nan indah itu…

Advertisements

28 thoughts on “Kelas Cinta

  1. menatapmatahari says:

    raniuswah said: BTW itu peraturan Allah kan jadi bukan cuma aturan sekolah gimana menurut ustadzah Lingga?

    iyya mbak… betul…hanya cara mengatur sekolahnya yang sedang lingga coba analisa dan kritisi… (belum ditulis)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s