Rainy Day, Please Stay

rainy day please stay
rain rain don’t go away, the sun can come back another day
rainy day please stay

(priscilla ahn)

Tak mampu lari mencumbu hujan
Lemparkan payung pink menari bersama segerombol anak laki-laki dekil teramat riang
Berkejaran meraih bola, terjatuh, tertawa, menendang.
Tak mampu,
hanya duduk termangu.
Di teras, meratapi rintik-rintik semakin redam.
Hanya duduk di teras tak dapat berlari.
Hanya menangisi rinai yang melambai pergi.
Hanya menangisi dingin yang perlahan lepas pelukan.
Hanya menangisi anak-anak lelaki membawa bolanya tak kembali.
Hanya menangisi lapangan bermain yang masih berkubangan air, menyepi.
Hanya menangisinya di dalam hati,
hingga deras membanjiri, hanya hati.
Pernahkah??

Rainy Day, Please Stay

Rainy day please stay
rain rain don’t go away, the sun can come back another day
rainy day please stay
(priscilla ahn)

Tak mampu lari mencumbu hujan
Lemparkan payung pink menari bersama segerombol anak laki-laki dekil teramat riang
Berkejaran meraih bola, terjatuh, tertawa, menendang.
Tak mampu,
hanya duduk termangu.
Di teras, meratapi rintik-rintik semakin redam.
Hanya duduk di teras tak dapat berlari.
Hanya menangisi rinai yang melambai pergi.
Hanya menangisi dingin yang perlahan lepas pelukan.
Hanya menangisi anak-anak lelaki membawa bolanya tak kembali.
Hanya menangisi lapangan bermain yang masih berkubangan air, menyepi.
Hanya menangisinya di dalam hati,
hingga deras membanjiri, hanya hati.
Pernahkah??

-dengung hati pasca terjebak hujan di sekolah, pengen main hujan, tapi gak bisa karena masih banyak ustadz 😦

Speak Now

Waktu itu, saya iseng aja baca-baca cover CD-nya Taylor Swift yang tergeletak di kamar anak les-an. seperti biasa, bagian favorit saya dari cover adalah, catatan personal atau “thankz to thankz to”. Pas baca prolog-nya, koq saya suka ya? Emm… ada bagian-bagian yang saya suka, ah secara umum pun saya suka. Jadi saya copast aja semuanya di sini.

“Speak now or forever hold your peace,” the words said by preachers at the end of wedding ceremonies all over the world, right before the vows. It’s a last chance for protest, a moment that makes everyone’s heart race, and a moment i’ve always been strangely fascinated by. So many fantasize about bursting into a church, saying what they’d kept inside for years like in the movies.In real life, it rarely happens.

Real life is a funny thing, you know. In real life, saying the right thing at the right moment is beyond crucial. So crucial, in fact, that most of us start to hesitate for fear of saying the wrong thing at the wrong time. But lately what i began to fear more than that is letting the moment pass without saying anything.

I think most of us fear reaching the end of our life, and looking back regretting the moment we didn’t speak up. We didn’t say “I love you” when we should’ve said “Im sorry.” We didn’t stand up for ourselves or someone who needed help.

These songs are made up of words i didn’t say when the moment was right in front of me. These songs are open letters. Each is written with a specific person in mond, telling them what i meant to tell them in person. To the beautiful boy who’s heart i broke in December. To my first love who i never thought would be my first heartbreak. To my band. To a mean man I used to be afraid of. To someone who made my world very dark for a while. To a girl who stole something from me. To someone i forgive for what he said in front of the whole world.

Words can break someone into a million pieces, but they can also put them back together. I hope you use yours for good, because the only words you’ll regret more than the ones left unsaid are the ones you use to intentionally hurt someone.

What you say might be too much for some people. Maybe it will come out all wrong and you’ll stutter and you’ll walk away embarrassed. wincing as you play it all back in your head. But i think the words you stop yourself from saying are the ones that will haunt you the longest.

So say it to them. Or say it to yourself in the mirror. Say it in a letter you’ll never send or in a book millions might read someday. I think you deserve to look back in your life without a chorus of resounding voices saying “I could’ve, but it’s too late now.”

There is a time for silence. There is a time waiting your turn. But if you know how you feel, and you so clearly know what you need tosay, you’ll know it.

I dont think you should wait. I think you should SPEAK NOW.

love, Taylor.

P.S. To all the boys who inspired this album, You Should’ve Known.;)

NB: WARNING!! catatan ini hanya copast belaka, bukan untuk meruahkan rasa… , just hanya only karena saya suka 😛

Terbang

Ada dua film yang saya suka, sangat suka. Sampai saya menangis dibuatnya (saking sukanya gitu, ganti).

Up dan An Empress and The Warrior.

Ceritanya sama… hampir mirip. .

An Empress and the Warrior, drama mandarin berlatar sejarah. Ihiiik… Sebenernya saya gak terlalu suka nonton film drama persilatan mandarin. Tapi yang saya suka dari film ini sebenarnya tidak terlalu banyak (hahaha). Suka romancenya, suka mimpi dari Duan Lan-quan untuk dapat terbang.

Begitu juga Up. Sebuah mimpi gila… mimpi yang akhirnya bisa membawa terbang rumah Mr. Carl Fredricksen. Hidupnya hanya untuk mimpi gila itu. Actually it was his girl’s dream. (his wife)

I was a little girl alone in my little world who dreamed of a little home for me.
I played pretend between the trees, and fed my houseguests bark and leaves, and laughed in my pretty bed of green.

I had a dream
That I could fly from the highest swing.
I had a dream.

Long walks in the dark through woods grown behind the park, I asked God who I’m supposed to be.
The stars smiled down on me, God answered in silent reverie. I said a prayer and fell asleep.

I had a dream
That I could fly from the highest tree.
I had a dream.

Now I’m old and feeling grey. I don’t know what’s left to say about this life I’m willing to leave.
I lived it full and I lived it well, there’s many tales I’ve lived to tell. I’m ready now, I’m ready now, I’m ready now to fly from the highest wing.

I had a dream

(priscilla Ahn)

Sedang merisaukan diri, entahlah. I want to have a crazy dream, tapi apa ya?? i’m not crazy enough to have crazy dreams like they have. (bluagh2 muter2 aja kata-katamu Ling!) Ternyata gw masih terlalu straight.

Let’s dream a very crazy thing!!!!

Aishiteru

Sebenarnya pengen ngasal nulis dengan judul ini kira2 beberapa malam yang lalu. Ketika saya menonton acara kick Andy tentang TKI-TKI yang berhasil. Salah satu TKI yang berhasil dan hadir di program tersebut adalah vokalis band yang lagunya sering saya denger dimana-mana. (tapi ingetnya Cuma ai ai ai ai shi te ru nya doang).

Pas cuplikan sebelum iklan saya lihat banyak penonton yang hafal lagunya. Wooouw… ada apa dengan lagu bertema pasaran itu? Jadilah kemudian saya berkonsentrasi menonton programnya sampe habis.

Saya pun mendengarkan lirik lagu mantan TKI di Jepang itu… jadi tertarik mendengarkannya dengan seksama. Bukan apa-apa, nih lagu bener-bener membekas di hati, tapi ingetnya cuma aishiteru doang (hihii… ai ai ai shiteru)

Ternyata lagunya itu seperti ini:

Menunggu sesuatu yang sangat menyebalkan bagiku
saat ku harus bersabar dan trus bersabar
menantikan kehadiran dirimu
entah sampai kapan aku harus menunggu
sesuatu yang sangat sulit tuk kujalani
hidup dalam kesendirian sepi tanpamu
kadang kuberpikir cari penggantimu
saat kau jauh disana
ooo…

Gelisah sesaat saja tiada kabarmu ku curiga
entah penantianku takkan sia-sia
dan berikan satu jawaban pasti
entah sampai kapan aku harus bertahan
saat kau jauh disana rasa cemburu
merasuk kedalam pikiranku melayang
tak tentu arah tentang dirimu
apakah sama yang kau rasakan

walau raga kita terpisah jauh
namun hati kita selalu dekat
bila kau rindu pejamkan matamu
dan rasakan a a a aku
kekuatan cinta kita takkan pernah rapuh
terhapus ruang dan waktu
percayakan kesetiaan ini
akan tulus a a ai aishiteru

hapus sendiri pikiran melayang terbang
perasaan resah gelisah
jalani kenyataan hidup tanpa gairah
o…uo..
banyak segala misi dan ambisimu
akhiri semuanya cukup sampai disini
dan buktikan pengorbanan cintamu untukku
kumohon kau kembali

Yap, bagian akhir lagu ini bikin saya bengong dan pengen nyari liriknya. Apakah benar begitu nih lagu? Ternyata benerrr…

Ada persepsi tentang cinta yang saya tidak suka dari lagu aishiteru. Ada ketidakkonsistenan pada bait-baitnya. Di satu sisi judulnya aishiteru (yang artinya aku cinta kamu), di sisi lain si pencinta tidak peduli dengan keinginan dan ambisi yang dicinta, egois!. Apakah itu namanya cinta? Ia tak ingin melihat yang dicintainya sukses meraih impian. What kind of love is it?

Karena cinta adalah memberi, bukan meminta. Mungkin judul yang lebih tepat bukan aku mencintaimu, tapi cintailah aku. Ahem… dan janganlah mau mencintai orang yang minta dicintai seperti itu. Suruh aja dia ke laut… hush hush… While we have our dream, seharusnya saling kasih motivasi dong, kayak Chrisye nih…

Pergilah kasih kejarlah keinginanmu
Selagi masih ada waktu
Jangan hiraukan diriku
Aku rela berpisah
Demi untuk dirimu
Semoga tercapai segala keinginanmu

Guru Pemalas

Ahemmm… Sayalah, sayalah guru pemalas itu.Salah besar ketika beberapa rekan selalu mengatakan saya adalah guru yang rajin. 😀

Saya adalah guru yang sangat malas. Saya suka bersenang-senang, menghabiskan waktu untuk kesenangan saya sendiri. Saya senang memperhatikan anak-anak mengerjakan apa yang saya perintahkan. Saya senang menikmati kepanikan anak-anak memanggil-manggil saya untuk menanyakan hal-hal yang tidak mereka mengerti. Saya senang mengganggu anak-anak yang terlalu serius berasyik masyuk dengan pekerjaannya. Saya senang bersandar di kursi while anak-anak bekerja dengan giatnya.

Media belajar adalah cara untuk bersenang-senang. Kegiatan berbasis siswa aktif adalah cara untuk bersenang-senang. Ya ya ya, kelihatannya rajin memang saat saya dengan panik menyelesaikan pekerjaan membuat media di sekolah. Kelihatannya rajin memang saat saya bersusah payah membuat flash card, playing cards, time table, slide, dll dsb. (di sekolah, kalo di rumah suka capek, jadi sering blingsatan ngejer deadline di sekolah. See? Betapa malasnya saya). Dan sayalah guru yang paling hobi bersusah payah manggilin anak-anak untuk bantuin bawa LCD, speaker, kabel roll dll dsb. Bukan… bukan karena rajin. Itu semua karena saya malas…. Malas capek-capek koar-koar di kelas (lagian buat apa???)

Mendingan capek-capek bikin media sekali terus dipake ke 6 kelas dengan santai. Daripada males bikin media, and kecapek’an ngajar 6 kelas. Ya gaaaaaak?? 😛 ( you know? Sometimes I wonder how those teachers from a modern school can become that conventional (a.k.a traditional) in teaching by teacher explaining nothing only).

Seperti minggu ini… so so asoy that I can enjoy my classes even by a lil bit sleeping 😛

Emang awalnya gak tidur sampe jam 12 demi membuat contoh time table (jadwal harian yang saya bikin agak warna-warni dan lucu) yang agak gede (agak loh, bukan amat). I just make it as what I can. Terus buat beberapa kalimat fungsional pendek untuk dibikin time table ma anak-anak setelah mereka melihat contoh sebelumnya. Di kelas saya tinggal jelasin dikit tentang time table yang saya buat, terus menjelaskan sedikit language featuresnya (simple present), memberikan kesempatan mereka memikirkan beberapa kalimat fungsional pendek bikinan mereka. Terus… kasih karton, kalimat-kalimat fungsional pendek yang udah saya ketik, kasih gunting, lem, spidol… kerja deh bikin time table sesuai yang mereka baca sebelumnya. Bereeees gw tinggal nyantai and see my students’ creativity. Aspek Reading and Writingnya kena, Standar Kompetensi dan Komepetnsi Dasar tercapai, terus SKL mah belakangan aja, kelas 9 aja digebernyah sama tim kelas 9… haha beres deh!!

Dan kelas berikutnya anak-anak saya suruh bikin time table kegiatannya sendiri. Bikin kalimat fungsional pendek sendiri. Kayak di kelas 7C dan 7E, saya tinggal nyantai, nulis sesuatu, dan keliling2 bentar memeriksa kesalahan-kesalahan kecil yang dilakukan siswa. Aaaaah…. Emang enak jadi guru bahasa. :P.

So, kamis gak usah terlalu lemes walau harus ngajar 8 jam. HIDUP GURU MALASSS!!

Notes:
Gak ada foto… *_*, abisnya laptop masih di rumah sakit. Jadi males berhubungan dengan foto-foto….