A Dialogue between Me and Him

Lingga : “mas mas, sepatu yang ini dong”
Mas2 : “ Sepatu yang ini mbak?”
Lingga : “Iya yang ini” (sabaar)
Mas2 : “ Nomor berapa?”
Lingga : “Yang ukuran ini berapa? Saya 38 sih biasanya”
Mas2 : “Ini 37 mbak”
Lingga : “ Oooh masa? ya udah deh, 37”
Mas2 : “Nggak ada lagi mbak yang ini nomor 37, adanya 38”
Lingga : “ Coba dulu deh”
Mas2 : (nyodorin sepatu yang nomor 38)
Lingga : “kegedean, beneran nggak ada yang 37?”
Mas2 : “nggak ada mbak”
Lingga : “ Pengen yang ini deh, cariin lagi mas yang 37”
Mas2 : “Nggak ada beneran mbak. Ya udah 38 aja, biar entar gak kekecilan, jadi gak
usah beli sepatu lagi” (nyengir nyebelin)
Lingga : (sebel) “Lu kira gue masih dalam masa pertumbuhan!!” (dalam hati)
Lingga : “Kalo yang ini?” (sepatu yang sama beda warna)
Mas2 : “Kalo yang itu ada” (ngasih sepatunya)
Lingga : (Nyobain, terus mikir lama) “ ya udah yang ini aja”
Mas2 : “Beneran?”
Lingga : “Apa sih?” (dalam hati)

Pertanyaannya: Lingga jadinya beli sepatu nomor berapa???

Advertisements

15 thoughts on “A Dialogue between Me and Him

  1. menatapmatahari says:

    kaklist said: lho yg dicobain pertama kan uk 37 mbak, kenapa ga ambil yg itu aja 🙂

    itu buat display doang, lagian udah rada buluk gitu deh… (fyi, lupa ngasih tahu, itu dalam kesempatan barang diskon akhir tahun a.k.a clearance hehe -emak2 mode on)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s