sesuatu

“Lihatlah bulan di langit” katamu saat aku sudah bersiap berekreasi di pulau mimpi.
“Males ahh” jawabku mulai menghitung domba di kepala satu dua tiga.
Sabil mendengar ocehanmu, aku menyerapahi kemalasanku.
Sekilas aku memberitahumu dengan suara beratku bahwa bulan di sini lebih indah, bintang di sini lebih banyak, lebih terang. Tapi aku belum pernah menikmatinya dari atas bukit indah di dekat rumah.
Entahlah kau dengar atau tidak.
Malam ini aku jadi ingin melihat bulan, melihat bintang, andai kau menyuruhku lagi.

nb: gak jadi naik bukit lihat bintang, pada ngacir gak ada yg bs nemenin ๐Ÿ˜ฅ

Advertisements

14 thoughts on “sesuatu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s