It’s So Hard to Say Good Bye

Kenapa gue jadi ngerasa kinda blue yak? Padahal kemaren-kemaren gue berusaha fighting my ordinary feeling itu (a.k.a feeling nothing). Berusaha untuk menanamkan cinta and akan ngaku-ngaku hard to say good bye. Hikz hikz hwaaa. Tapi ternyata, rasa ini yang akhirnya muncul.

Rasanya baru kemaren masuk kelas XI (IPA 1, IPA 2, IPS), baru kemaren rasanya dibilangin lebih mirip guru tari daripada guru bahasa inggris. Dikerjain, dicuekin, diapa-apain daah. Tapi setelah,finally, akhirnya, udah mulai bisa bikin anak-anak mau dengerin setiap ocehan gw dengan sukarela (lama banget yak sampe setahun), udah mulai ngertiin dan dingertiin sama anak-anak kelas XI (walau dengan catatan2). Akhirnya tibalah minggu ini, gw harus say good bye to mereka. Terakhir kalinya, sebelum tahun depan entah mereka akan diajarin bahasa inggris sama siapa.

Dan di sinilah aku, pada kesimpulan bahwa. Lingga masih harus banyak belajar dari guru-guru kecil ini…

1. Ternyata bener, saya emang guru yang judes (Busyet dah, baru nyadar)
2. Ternyata bener, saya adalah guru yang moody.
3. Ternyata bener, saya belum cukup dewasa.
4. Ternyata bener, saya belum cukup memotivasi anak-anak semuanyaaaa
5. Ya Allah… kenapa jadi nyesel banget, andai andai saya punya catatan-catatan ini dari dulu.
6. Semoga Allah masih memberikan kesempatan untuk memperbaiki semua ini.

Satu surat, yang jujur banget, dari murid yang emang sukanya jujur-jujuran ama saya. Here is by Mutsla Qanitah

emmm.. -,-
i have no idea at all what to write or what to say.
well, i’m quite sure it was YESTERDAY when i sat in this class for the first time. But when i just realized, it’s been a year! A year passed by quickly and suddenly you’re no longer teaching me. I like you in many times, i hate you in many times too (). That’s the most normal relationship between a teacher and a student. I think i bet sometimes in all this time, you might hate me or else when i didnt do like what you want me to do, when may be my bad attitude hurts you.

In my opinion, you;re kinda different teacher -__-. I like the way you teach but still, everyone has their good and bad side. You’re quite a moody type, like i’ve ever told you (please, don’t be angry while you read this).

After all, it’s been a pleasant time to study with you. Thank you miss. My suggestion, just be a good girl.

And just like what Aditia Sofyan said
“I’ll fight your presence in my head” šŸ™‚

Belum lagi surat-surat lainnya, yang nggak jauh beda. Haaa….

Pffhhh… Beginilah hubungan guru dan murid di sini. Menyenangkan sih, bisa dapat supervisi blak-blakan dari objek aktualisasi diri langsung, walau sometimes it’s a bit hard, break break break my heart. Well yeach… Semoga Allah membantu saya untuk terus meluruskan niat dan mengokohkan tekad, aamiin.

Di dalam biru ini ada merah, di dalam haru ini ada semangat. Finally, i love you all, my students… I love you all, Girls.

Advertisements

13 thoughts on “It’s So Hard to Say Good Bye

  1. menatapmatahari says:

    @topenkerenbentar lagi UAS, bentar lagi libur…. azeeek@raniuswahcup cup@j4uharrygak ada yg ke mana2, mereka akan naik ke kelas 12, dan saya kemungkinan gak ngajar mereka lagi nantinya.

  2. menatapmatahari says:

    j4uharry said: *Gabruk …~_~ kirain

    tapi itu sesuatu banget buat saya… bayangin nggak ngajar mereka lagi, gak ketemu wajah-wajah antusias mereka di kelas… oh tidaaaak… šŸ˜„

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s