Untukmu yang di Persimpangan

Sendu, kau cari jawab lewat terawang pandangmu di dinding putih depan sajadah, ba’da istikhoroh.
Kau menatapku, harapkan bijakku.

Akupun menyanyikan semua
lebih tentang impian-impianku jika jadi dirimu.
Histeris, teriakkan kegalauan
sejenak, khilafmu marah pada kenyataan.
Kanak-kanakku yang selalu membuat galaumu semakin biru.

Hingga entah, bijaksana itu mendebur dari mana.
Entah, aku baru membaca kitab apa.
Binarmu mekar saat bibirku berujar

“Hidup itu pilihan, kau tahu kan? Sudahlah, pilih saja sesuai kata hatimu, yang kau suka yang Allah pilihkan buatmu. Apapun itu, akan ada saat kita merasa salah memilih. Tenang saja, waktu akan memperbaiki semua, saat kau terbiasa” 🙂

*trying something new is not always nice, but it’s always good for learning –

by: si anti kemapanan

Advertisements

7 thoughts on “Untukmu yang di Persimpangan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s