Cinta Tak Mungkin Berhenti

Tak ada kisah tentang cinta
Yang bisa terhindar
dari air mata

Namun ku coba menerima,
hatiku membuka
Siap untuk terluka

Cinta tak mungkin berhenti
secepat saat aku jatuh hati
Jatuhkan hatiku kepadamu
sehingga hidupku pun berarti

Cinta tak mudah berganti,
tak mudah berganti jadi benci
Walau kini aku harus pergi
tuk sembuhkan hati

Walau seharusnya bisa saja dulu aku menghindar
Dari pahitnya cinta
Namun ku pilih begini, biar ku terima
Sakit demi jalani cinta (cinta)

Cinta tak mungkin berhenti
secepat saat aku jatuh hati
Jatuhkan hatiku kepadamu
sehingga (sehingga) hidupku (hidupku) pun berarti

Cinta tak mudah berganti,
tak mudah berganti jadi benci
Walau kini aku harus pergi
‘tuk sembuhkan hati

Hanya kamu yang bisa (…)
Bisa membuatku rela (rela menjalani segalanya)
Rela menangis karenamu (ku rela ku rela …)

Cinta tak mungkin berhenti
secepat saat aku jatuh hati
Jatuhkan hatiku kepadamu
sehingga hidupku pun berarti

Cinta tak mudah berganti (cinta tak mungkin berhenti)
Tak mudah berganti jadi benci (tak mudah untuk berganti)
Walau kini aku harus pergi
tuk sembuhkan hati
Biar ku pergi sembuhkan hati

Gak pernah gw nangis denger lagu beginian…. gak pernah… just for this song 😥

Ciri-Ciri Jodoh

Sondang: Ling, ciri-ciri jodoh itu adalah, yakin banget.

Lingga    : Siapa yang yakin?

Sondang: Salah satunya (bisa yang laki aja atau yang perempuan aja), ciri yang kedua adalah nggak bisa nolak

Lingga   :  Jodoh banget tuh, cocok banget! Yang satu yakin, yang satu gak bisa nolak, jadi deh!

Percakapan Aneh Dalam Percakapan Aneh

Saya kalau udah naik ke kamar, biasanya males lagi buat turun naik, kecuali buat hal-hal penting dan urgent, seperti makan contohnya, heee. Nah, kali ini rada beda. Saya bela-belain turun lagi demi bercerita ke housemate saya yang lagi nyuci di kamar mandi. Bak mandi lagi diisi, dari kemaren nggak penuh-penuh, jadilah suasananya agak sedikit berisik untuk ngobrol, walhasil saya pun teriak-teriak melawan suara air dari keran menuju bak mandi.

“Bunda, saya punya cerita”

“Apa buun?”

“Saya mau ceritaaaa!!”

” Mangga mangga…!!”, kami berdua sama-sama ngomong sambil tereak-tereak.

“Tadi di kantor, orang-orang pada makan, saya sendiri yang gak makan. Terus ada yang nayain, Bunda Lingga gak makan? Puasa?. Terus saya jawab, iya. Udah itu dia ngomong apa coba? Eh makannya pake ikan lele goreng, enaak banget, beneran enak” Bunda Eni bengong.

“Udah, saya mau cerita itu aja. Mau naik lagi ah, ngantuk”

“Apa bun?”

“Mau cerita itu aja, mau naik lagi nih, ngantuk”

“Apa?!!, Bunda linggaaaa, bunda jangan melarikan diri…. bunda harus tanggung jawab” Bunda Eni jadi aneh juga, serem pokoknya, kenapa dia jadi menuntut pertanggungjawaban saya? Saya pun melarikan diri ke kamar.

Itu saja keanehan siang ini, di rumah dinasku.