Percakapan Aneh Dalam Percakapan Aneh

Saya kalau udah naik ke kamar, biasanya males lagi buat turun naik, kecuali buat hal-hal penting dan urgent, seperti makan contohnya, heee. Nah, kali ini rada beda. Saya bela-belain turun lagi demi bercerita ke housemate saya yang lagi nyuci di kamar mandi. Bak mandi lagi diisi, dari kemaren nggak penuh-penuh, jadilah suasananya agak sedikit berisik untuk ngobrol, walhasil saya pun teriak-teriak melawan suara air dari keran menuju bak mandi.

“Bunda, saya punya cerita”

“Apa buun?”

“Saya mau ceritaaaa!!”

” Mangga mangga…!!”, kami berdua sama-sama ngomong sambil tereak-tereak.

“Tadi di kantor, orang-orang pada makan, saya sendiri yang gak makan. Terus ada yang nayain, Bunda Lingga gak makan? Puasa?. Terus saya jawab, iya. Udah itu dia ngomong apa coba? Eh makannya pake ikan lele goreng, enaak banget, beneran enak” Bunda Eni bengong.

“Udah, saya mau cerita itu aja. Mau naik lagi ah, ngantuk”

“Apa bun?”

“Mau cerita itu aja, mau naik lagi nih, ngantuk”

“Apa?!!, Bunda linggaaaa, bunda jangan melarikan diri…. bunda harus tanggung jawab” Bunda Eni jadi aneh juga, serem pokoknya, kenapa dia jadi menuntut pertanggungjawaban saya? Saya pun melarikan diri ke kamar.

Itu saja keanehan siang ini, di rumah dinasku.

Advertisements

2 thoughts on “Percakapan Aneh Dalam Percakapan Aneh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s