#2 Story Telling Challenge [Mouse Deer and Tiger]

2nd story telling in here, Mouse Deer and Tiger. A bit messed up, as i got a nose trouble… feel free to use it in an English Class (ngarep! lol)

Advertisements

#SaveHijabers

Sebenarnya cerita ini agak rada basi, seperti biasa, karena saya orangnya emang rada agak basi, jadi ya terima saja kebasian-kebasian cerita hidup saya yang “basi” 😛

Gw lupa siapa 1: “Bunda, aku pengen cerita  hidup aku, cerita cinta aku nanti difilemin dong, kayak Habibie Ainun”

Gw : Oye? woooowwww dong (gw mesti salto deh keknya)

Gw lupa siapa 2: “Dari jaman lu kecil dong?”

Gw lupa siapa 1: “Nggak nggak nggak, jangan dari SD, SMP juga, jangan dari SMA, lompatin ajah”

Gw : “Emang kenapa?”

Gw lupa siapa 1: “SMP SMA kan cupu Bun, ye elah gimana mau cinta-cinta, di kelas aja gak ada cowoknyaaah”

Gw : oooooooh

Jadi kebayang film-film cinta picisan yang settingnya di pesantren yang menuai-nuai kontroversi-kontroversi, yang gak jelas apa visinya, yang katanya hanya mencoba memotret kenyataan yang ada, yang katanya pengen menyiarkan Islam yang bener.

Kalau lihat siswa-siswa Assyifa Boarding School kelas XII, kalau tahu bagaimana hati mereka menyambut dunia luar beberapa bulan ke depan, saya jadi bener-bener pengen menyelusup ke hati-hati itu, selalu mengingatkan mereka untuk istiqomah dengan  hijabnya, insyaallah.

Istiqomahlah nak… (nak??)

To The East is Just a Dream

To the east is just a dream, was just a dream, never came true, never come true. Due to kepailitan of Batavia Air, jadilah gw gak jadi menginjak belahan timur nusantara. Fuufhhh, yang paling bahagia atas kenyataan pahit ini adalah suami. Jangan-jangan ini the answer of his prayer. Hikz…

Actually this is an old enough story, dari kapan itu si maskapai pailit, so penerbangan-penerbangan semua dibatalkan, begitu juga dengan penerbangan promo supermurah yang udah lama gw nanti-nanti, Ternate. Entah kenapa tiba-tiba pengen journalize this story, seems to be important very much-lah, takut lupa.

Dulu, beberapa bulan yang lalu, tiket yang bertanggal 17-19 Mei 2013 berhasil direbut, dengan harga super duper miring. DUlu, udah kebayang-bayang what kind of travelling it would be. tapi itu dulu, dulu banget, sekarang tinggal kenangan, beugh.

Baiklah, demikian tararengkyu
Lingga S Ambarita

Merantaulah… [Positifnya Travelling]

Senang, ketika seorang rekan kerja bercerita pengalamannya ke Bengkulu, menanyakan beberapa tempat cantik yang dia kunjungi. Perihal Rumah Bung Karno, Benteng Marlborough, pantai panjang yang panjang, Pantai Nala di mana? Saya senang, dan antusias membalas antusiasnya.

Pantai Panjang dari atas

Benteng Marlborough

Ruang Tamu Bung Karno :P

Ruang Tamu Bung Karno 😛

Rumah Bung Karno

Lain lagi, ketika ada yang juga baru dari Bengkulu, bilangnya? Bengkulu nggak rame, muter-muter dari situ ke situ aja, mallnya ada nggak sih? Gak ada apa-apa ya?. Bla bla bla deh. Saya diam.

Biar tahu apa yang harus dilihat, dinikmati dan dikomentari dari suatu tempat, pesan saya kayak pesan Imam Syafi’i yang saya baca di novelnya Ahmad Fuadi.

Orang berilmu dan beradab tidak akan diam di kampung halaman
Tinggalkan negerimu dan merantaulah ke negeri orangMerantaulah, kau akan dapatkan pengganti dari kerabat dan kawan
Berlelah-lelahlah, manisnya hidup terasa setelah lelah berjuang.
Aku melihat air menjadi rusak karena diam tertahan
Jika mengalir menjadi jernih, jika tidak, kan keruh menggenang
Singa jika tak tinggalkan sarang tak akan dapat mangsa
Anak panah jika tidak tinggalkan busur tak akan kena sasaran
Jika matahari di orbitnya tidak bergerak dan terus diam
Tentu manusia bosan padanya dan enggan memandang
Bijih emas bagaikan tanah biasa sebelum digali dari tambang
Kayu gaharu tak ubahnya seperti kayu biasa jika di dalam hutan.

Resolusi 2013 (Hari Gini?)

Haha, resolusi hari gini? Yap, hari gini gw baru inget resolusi-resolusian. Secara banyak hal-hal yang di luar jangkauan imaji gw kejadian di tahun ini. What is that? Yang paling berefek signifikan adalah pernikahan. So, let’s see, how i should arrange my this year resolutions.

  1. Home Sweet Home, heee… saatnya gw mikirin rumah baru gw yang alhamdulillah udah dapet. Jadi ceritanya gw pulang 3 hari dalam rangka hunting rumah sama suami. Well, dengan berbagai pertimbangan dari masing-masing orang tua, kami memutuskan untuk membeli rumah, nggak ngontrak, walau kecil tapi nyaman dan leluasa untuk diapa-apain juga. Rumah tipe gak tahu berapa ini letaknya emang jauh dari pusat kota, jauh banget dari idaman gw dulu. Tapi….. Continue reading