Buku, Raki, dan Mama

Buku dan Mama, itu punya kaitan erat. Ya, sudah jadi rahasia umum kalau Mama suka baca, dulunya. Sekarang mah banyakan nggak bacanya. Karena apa?? ENtah juga, katanya sih karena sibuk, sibuk masak, sibuk beresin rumah, sibuk kerja, sibuklah pokoknya.

Raki, suka ngacak-ngacak buku Mama, suka banget. Ya, sudah pada umumnya, toddler suka ngacak-ngacak. Buku di rak udah kenyang dikeluarin sama bocah ini.

IMG20150404194827

Yabbaa, Mama punya harapan, nanti Raki juga suka baca, suka buku. Oleh karena itu, Mama mau ngebiasain Raki untuk baca sejak dini banget. Where and How to start?

IMG20150412124254

Raki, The Book Worm

Haha, tenang tenang, gw gak lagi mau promosi ABACA kok. 

Sejak hamil, Mama udah gandrungi buku-buku Gramedia obral. Bukunya cakep-cakep, banyak warna, dan harganya boook, murce syekaleeee. 200 ribu udah penuh satu kantong, besok lagi ah besok lagi ah, gitu! Kayak buku yang dicekokin ke Raki di photo -Raki, the book worm-, itu kisaran harganya cuma 10-15rb aja. Bukunya bagus-bagus kok walau murah, gak murahan. Diobral karena udah lama, tapi masih  up to date-lah. Buku yang biasanya jadi favorit gw buat dibeli adalah buku yang looknya colorful, isinya tentang ilmu pengetahuan, dongeng-dongeng klasik, fabel, dll-lah. Sebenernya asal berwarna, bagus, dan menarik sih, itu aja.

Eh terus?

Sebagai usaha membiasakan Raki dengan buku, that’s all, ya itu doang tujuannya. Mama gak akan maksain Raki buat bisa baca dalam usianya yang sudah satu tahun lebih dikit ini (HAAAAA). Nop, mama pengen at first Raki terbiasa dulu sama buku. Caranya?

Mama suka naroh satu dua buku di tempat tidur. Buku ini kadang, kadang bangeeeet, pernah dulu, udah lama nggak, eh iya kadang banget mama bacain buat Raki, biasanya Raki akan happy luar biasa, ketawa-ketawa gak karuan, lihatin ekspresi and dengerin suara aneh Mama bacain cerita. Tapi itu udah cukup lama sih ga dilakuin. Kebanyakan tuh buku yang ditaroh di tempat tidur, dipake buat ngipasin Raki and Mama kalo kepanasan. Haha

Tapi begitulah, Mama pengen later Raki gak cuma belajar A BA CA, tapi memahami buku yang dibaca. Terbiasa mencintai buku dan membaca dan memahami dan memeliharanya. Untuk sekarang, dan 3 tahun ke depan, insyaallah Mama akan berusaha untuk men-supply buku-buku untuk Raki tapi tidak akan berharap Raki bisa baca A BA CA dalam usia sedini itu. Biarlah ia belajar mencintai dan memahami isi buku-buku dulu, cukuplah Mama dan Papa yang membacakan untuk Raki. Aamiin, insyaallah.

Jadi, sementara dan dalam 3 tahun ke depan. Interaksi Raki dengan buku masih sebatas berasyik masyuk dengan gambar dan kertas. Cukuplan interaksi Raki dengan buku terjadi melalui aktivitas rebutan buku sama Mama kalau lagi main hambur-hamburan buku di lantai. Interaksi Raki dengan buku sekarang, mungkin lebih sering berujung seperti ini…

IMG20150417061117

robek-robek

It’s okey, toh IMG20150227074325harganya cuma 10ribu, ahhaha, dan Mama masih punya banyak buat Raki.

Yeyyyy, no offence ya. Investasi buat anak dalam bentuk buku?? Gak perlu mahal sampai jutaan. DI Gramedia obralan banyak… :-). 1 juta something?? woooo, bisa penuh satu rak buku.

Demikian, ayuk pulang…. 🙂

Advertisements

Novel, Novelis, Gw, dan Apalah

Gw mau nulis novel dong, preeet, kali ini harus selesai, preet. Ah sudahlah jangan mencibir dirimu sendiri LIngga, walau bukan cuma kamu yang bermimpi jadi novelis terkenal, preet lagi ah!

Hahaha, gw sebenernya males nge-blog beginian. Sumpah!! ini mainstream bangeeeet, tapi apalah daya, i just cant hold my hands to type this kind of apalah.

Hemm, gw selalu punya ide yang menurut gw gak mainstream, tapi gw adalah gw yang masih harus baca, masih harus baca, dan masih harus banyak baca. Jadi ide yang menurut gw gak mainstream itu entah mengapa selalu jadi ordinary banget saat dieksekusi jadi chapter pertama. Aaaaagh.

Gw udah pake segala macam tips nulis novel yang ada di blog-blog menulis novel itu, tapi selalu saja

berakhir menjadi biasa-biasa aja…

Jadi ya sudah, chapter I berujung pada cibiran-cibiran gw sendiri atas tulisan gw yang aaagh… biasa bingiitz.

Tapi…

Emang pernah gw ngerampungin chapter I? *_*

Untitled

Raki, where are you going baby?

IMG_20150329_173505

Rasanya tiap pagi, when i open my eyes, when i first see you, rasanya ….

I know… i’m so sure about this, sekarang, kamu bayi and gak bedaya, apa-apa Mama, apa-apa Mama… Tapi nanti? 😥

Raki…. I love you and will always love you

Sayang mama terus yaaaa…

*apa sih gw??

IMG_20150329_080841