Cara Mengurus Kartu Taspen (mudah loh!)

Hurray, Taspen saya selesai. Haha, banyak juga yang ngeledekin di kala saya dapat hidayah buat ngurus kartu TASPEN, setelah sekian lama (preet, baru juga 3 tahun)

Well, saya pikir dulu saya gak akan buru-buru butuh kartu TASPEN, ntah kapan-kapan bisa diurus ini. Tapi karena sedang dibutuhkan banget, saya akhirnya nekad buat ngurusin.

Cari-cari persyaratannya di mana-mana, membandigkan mana yang paling simple, haha. Di kantor kepegawaian  tertera surat pengantar dari rektor, aduh gak mau ribet. Lihat-lihat di internet, sami mawon.  Saya pun telpon CALLCENTRE TASPEN berharap persyaratannya udah ganti, nggak usah pake pengantar, ternyata masih sama, malah tambah banyak tetek bengeknya. Mana semua fotocopy dibilang mesti dilegalisir lagi, ohhh tidaaaak.

Ya, saya emang males banget bok, berhubungan dengan urus mengurus administrasi begini. Huhu…

Dan kemudian daripada itu, saya pun nyiapin hal-hal yang kata ibu-ibu di CALL CENTERnya perlu disiapin sebagai persyaratan:
1. FC SK CAPEG legalisir
2. FC SK PEGAWAI legalisir
3. FC SK terakhir Legalisir
4. SLIP gaji terakhir legalisir
5. KP4
6. SPMT Legalisir
7. FC Karpeg
8. Surat Pengantar dari institusi

Saya udah berusaha melegalisir SPMT, tapi pejabat yang bersangkutan nggak ada di tempat. Dan saya nggak mau berpikir keras buat ngurusin surat pengantar, karena ceritanya bakalan lama, gak akan selesai hari ini.

Modal santai,  dan nggak terlalu berharap banyak, saya pun pergi ke kantor TASPEN cabang Bengkulu (yang letaknya di KM 6,5). Weew, ini bener-bener kantor Tabungan dan Asuransi Pensiun ya, you know what? CSnya semua kakek-kakek (yang sepertinya udah pantes buat pensiun). Hehe, serius ini lucu tapi nyata. Nggak ada orang yang ngantre kecuali saya dan seorang bapak-bapak lain, jadi langsunglah saya dipanggil.

Bapak CSnya, alhamdulillah, walau udah kakek-kakek tapi ramah dan profesional dalam melayani. Dia nunjukin persyaratan, sambil nanya:

“Udah lengkap?” Kata si kakek sambil nunjukin daftar persyaratan yang tertempel di meja.

Huuu, ternyata, syaratnya cuman:
1. FC SK Capeg
2. KP4
3. FC SPMT
4. Kartu Keluarga

“Terlalu lengkap malah pak” Jawab saya, si bapak ngakak.

“Ya dikurangin aja, gak baik yang terlalu terlalu”

Saya ambilin deh lembaran-lembaran yang nggak termasuk dalam daftar. Agak deg-degan juga sih, karena semua syarat gak saya legalisir. Eh ternyata, si bapak ga komplen. Jeng jeng jeng, selesai deh, alhamdulillah. Persyaratannya malah dibalikin lagi semap-mapnya.

Mudah banget ternyata, hehe. Untung nggak capek-capek ngurusin surat pengantar, dan legalisir SPMT dll, wkwkwk.
Kemudian daripada itu saya bertekad buat nge-share di blog. Siapa tahu ada yang kayak saya kan. PNS males yang anti birokrasi dan administrasi yang mau gak mau harus ngurus kartu TASPEN, yang browsing sana-sini demi nyari persyaratan yang paling gampang buat ngurus kartu TASPEN, hehe.

Semoga bermanfaat.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s